Skip to content

HASIL PEMOTRETAN YANG BAGUS

September 1, 2014

Lionel Messi Sangkal Isu Dirinya Menyumbang Dana Ke Israel

August 18, 2014

 

Home   >   NEWS   >   Berita Olahraga   >   Lionel Messi Sangkal Isu Dirinya Menyumbang Dana Ke Israel

Lionel Messi Sangkal Isu Dirinya Menyumbang Dana Ke Israel

August 18 .2014

 

Lionel Messi, selalu dipuji-puji Israel

Lionel Messi, selalu dipuji-puji Israel

Underground Tauhid–Beberapa hari setelah situs satir Prancis, Le Competiteur, mengklaim bahwa bintang asal Argentina Lionel Messi menyumbangkan dana senilai 1 juta euro (Rp 15 miliar) ke Israel, peraih Ballon d’Or empat kali itu membantah rumor tersebut.

Dilansir Hispan TV, Messi menegaskan bahwa ia menggunakan uangnya untuk membantu pembangunan sekolah-sekolah dan rumah sakit-rumah sakit di Argentina. “Saya tidak mungkin menyumbangkan uang untuk orang-orang yang membunuh anak-anak,” ujar pemain terbaik Piala Dunia 2014 tersebut.

Setelah rumor tentang Messi yang menyumbangkan uang ke negara Yahudi itu disebarkan Le Competitour pada 17 Juli lalu, jutaan orang di dunia mempercayai kabar tersebut tanpa mempertanyakan kredibilitas media yang menerbitkannya. Di saat banyak situs menerbitkan rumor yang sama, tidak ada media-media besar yang meliput tentang hal itu.

Le Competitour sebelumnya juga mengklaim para pemain Aljazair menyumbangkan dana sebesar 9 juta dolar AS (Rp 104 miliar) kepada anak-anak Gaza usai berpartisipasi dalam Piala Dunia. Akan tetapi pekan lalu, federasi sepak bola Aljazair mengumumkan para pemainnya hanya akan menyumbangkan 100 ribu dolar AS (Rp 1,1 miliar) saja untuk Gaza.*[Fernan Rahadi/ROL]

Editor: Aik

Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Masa Depan

July 20, 2014

 

Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Masa Depan

Penulis: M. Faris Faishal Afi

20 Juli 2014

Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Masa Depan

Kategori Teknologi

Matahari sudah menjadi bagian hidup manusia sejak manusia pertama diciptakan. Bintang terbesar di tata surya ini sudah banyak dimasukkan dalam cerita rakyat, dongeng, novel, dan juga karya-karya sastra lainnya. Namun bukan itu kegunaan utama dari matahari. Kegunaan utama dari matahari adalah tenaga panas yang dimilikinya. Sudah lama matahari digunakan sebagai sumber utama penghasil energi di bumi. Umum dikenal dengan tenaga surya, tenaga ini digunakan manusia untuk menghasilkan listrik disamping tenaga-tenaga lainnya seperti air, angin, uap, juga nuklir.
Berbeda dengan sumber alam seperti batu bara dan minyak yang diperkirakan dapat habis, tenaga surya terbilang tidak bisa habis atau dapat diperbaharui. Salah satu bentuk pemanfaatan tenaga surya yang baik ada di California. Di tengah-tengah gurun gersang Mojave, sebuah pembangkit listrik tenaga surya berdiri. Pembangkit listrik ini bernama Ivanpah dan dimiliki oleh Google, NRG Energy dan BrightSource Energy dibangun diatas lahan seluas 1416 hektar. Suhu gurun Mojave yang mencapai 37 derajat Celsius mampu menyuplai panas kepada 3 panel kaca surya utama yang terdiri lebih dari 300 ribu kaca.
Setiap panel utama ini dilengkapi dengan menara khusus setinggi 137 meter di bagian tengah untuk memproses panas menjadi uap yang akan memutar turbine sehingga menghasilkan listrik. Proyek senilai 2.2 miliar Dollar ini diklaim dapat memberi tenaga untuk 140.000 rumah di California. Emisi CO2 yang selama ini sering disebut sebagai penyebab global warming, dapat berkurang sebanyak 400.000 ton karena Ivanpah ini. Sampai saat ini, Ivanpah merupakan pembangkit listrik tenaga surya terbesar dan tercanggih di dunia.
Keistimewaan Ivanpah tidak hanya berhenti sampai disitu. Panel-panel kaca ini dapat menyimpan yang terkonsentrasi sehingga tetap dapat beroperasi meskipun matahari telah terbenam. Satu-satunya masalah dari Ivanpah ini adalah udara panas disekitar panel kaca terkadang membakar burung-burung yang melewatinya. Namun masalah akan segera diatasi, mengingat Ivanpah baru beroperasi selama setahun. Randall Hickok, Senior Vice Presiden dari NRG Energy menyatakan bahwa pembangkit listrik semacam Ivanpah harus lebih banyak dibangun di seluruh dunia demi menghindari perubahan iklim karena manusia.

Artikel ini ditulis oleh : M. Faris Faishal Afif

Peringkat FIFA, Jerman Pertama dan Indonesia 153

July 19, 2014

 

 

Tribunnews.com » Super Ball » Piala Dunia 2014

Peringkat FIFA, Jerman Pertama dan Indonesia 153

19 Juli 2014

 

Peringkat FIFA, Jerman Pertama dan Indonesia 153

 

 

Tim Nasional Jerman juara Piala Dunia 2014.

20140522_122501_batman-ikut-protes-piala-dunia-2014.jpg

Batman ikut Protes Piala Dunia 2014

20131218_122537_proyek-stadion-sepak-bola-arena-manaus.jpg

Proyek Stadion Sepak bola Arena Manaus

TRIBUNNEWS.COM – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) merilis peringkat negara sepak bola. Dalam daftar peringkat, Kamis (17/7/2014), Jerman berada di urutan pertama dengan koleksi 1.724 poin.

Pencapaian ini tidak lepas dari keberhasilan Der Panse

meraih gelar juara Piala Dunia 2014. Jerman menggeser posisi Spanyol, yang sudah enam tahun merajai peringkat FIFA.

Juara Piala Dunia empat kali itu naik satu peringkat dari sebelumnya posisi kedua. Nasib kurang baik dialami Spanyol. Kegagalan melaju ke fase knock-out di Piala Dunia 2014 membuat posisi La Furia Roja turun ke posisi kedelapan.

Argentina, selaku runner-up Piala Dunia menempati peringkat kedua dunia. Sementara, semifinalis Piala Dunia 2014, Belanda mengalami peningkatan drastis, dari peringkat ke-15 menuju ke peringkat ketiga.

Sementara, Indonesia mengalami kenaikan peringkat di rangking FIFA. Indonesia naik empat peringkat dari posisi 157 ke posisi 153.

White Flowers and Some Words

July 19, 2014

White Flowers

Posted by Ana Cristina

Arsitektur Proyek ‘THE LAND OF GIANTS’

July 10, 2014

10 July, 2014   disalin  dari blog myguidestar

 

Choi + arsitek Pembersih baru-baru ini menerima 2010 Boston Society of Architects penghargaan untuk arsitektur terbangun untuk proyek mereka "The Land of Giants", yang mereka awalnya dirancang untuk tegangan tinggi kompetisi tiang listrik icelandic kembali pada tahun 2008.
Para arsitek menciptakan serangkaian menara yang kuat, khusyuk dan variabel.Ini ikon tiang-figureswill menjadi monumen di landscape.The tiang-angka dapat dikonfigurasi untuk merespon lingkungan mereka dengan gerakan yang sesuai. Sebagai garis listrik yang dibawa naik bukit, tiang-tokoh perubahan postur, meniru panjat orang. Selama bentang panjang, tiang-angka membentang untuk mendapatkan ketinggian meningkat, membungkuk untuk meningkatkan kekuatan atau strain bawah berat kabel.

Sangat bagus dan menarik, bukan?

Diposkan oleh Ana Cristina at 06:58

Labels: Seni dan Budaya

IBU RISMA DI MATA PSIKOLOG SARLITO WIRAWAN SARWONO

February 26, 2014

IBU RISMA DI MATA PSIKOLOG
SARLITO WIRAWAN SARWONO, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

Saya tidak kenal dengan Ibu Wali Kota Surabaya. Bertemu langsung juga belum pernah, walau hanya dari kejauhan. Saya hanya mengenalnya dari media massa yang memang sering memberitakan kegiatan-kegiatannya dalam membangun kota metropolitan nomor dua se-Indonesia itu. 

Tetapi saya sangat terkesan dengan wawancara Ibu Risma dengan Najwa Shihab dalam acara ”Mata Najwa” yang ditayangkan pada 12 Februari 2014. Saya fokus betul mendengarkan setiap kata yang keluar dari bibirnya dan mengamati setiap gerak tubuhnya dan mimik wajahnya, bahkan tetesan airmatanya. 

Kesimpulan saya: Tri Rismaharini adalah sebuah fenomena luar biasa! Sebetulnya tidak ada yang luar biasa dari tampak luarnya. Tubuhnya tidak tinggi semampai seperti Sophia Latjuba (yang belakangan dikabarkan comeback ke Indonesia dan langsung membuat heboh infotainment), tidak juga secantik Ibu Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. 

Tubuh Risma kekar berbalut jilbab dan jarinya tidak lentik bak penari, melainkan bulat-kuat seperti jari-jemari ibu-ibu petani yang biasa memegang pacul (ini saya perhatikan ketika Ibu Risma menghapus air matanya). 

Dia juga tidak pandai bersilat lidah seperti Farhat Abbas, bahkan tidak pandai bicara (apalagi bicara diplomatis) seperti anggota DPR. Dia bukan politisi, atau pengacara. 

Dia hanya seorang arsitek dan mantan Kepala Dinas Pertanaman dan Kebersihan di Kota Surabaya (tipikal PNS dan birokrat yang kebetulan mengurus taman dan sampah Surabaya). 

Tetapi dia tahu betul apa yang dikatakannya dan bisa mempertanggung jawabkan setiap kata yang keluar dari mulutnya. Inilah contoh konkret dari ”satunya kata dengan perbuatan”. 

Dari ceritanya kepada Najwa, saya mengambil kesimpulan bahwa Risma sangat religius. Religiositasnya sangat berbeda dari religiositas Wali Kota Bengkulu Helmi Harun, yang menjanjikan umrah dan haji gratis serta hadiah mobil Kijang Innova dan Honda CRV buat masyarakat yang paling rajin salat subuh berjamaah di masjid. 

Spontan keesokan harinya masjid dipenuhi oleh calon-calon peserta umrah/haji bermentalmatre( apalagi buat PNS diwajibkan datang, dicatat kehadirannya dan kena sanksi kalau tidak hadir). 

Religiositas Risma nampak dari intuisinya yang kuat, yang menurut Risma sendiri merupakan petunjuk Tuhannya. Tuhan setiaphari memberitahu kemana dia harus pergi hari itu, ke barat atau ke utara, maka dia pun pergi ke arah itu, dan selalu dia menemukan warganya yang sedang bermasalah.

Seperti anak telantar di pinggir jalan yang membutuhkan bantuan Dinas Sosial, pelacur berumur 60 tahun yang masih praktek dengan langganan anakanak SD( karena ia mau menerima bayaran Rp1.000-2.000), atau banjir yang ketika ditelusuri penyebabnya adalah pagar orang yang membuat air mampat (maka spontan dia suruh bongkar pagar itu). 

Maka ketika dia ditanya oleh Najwa, ”Masih tegakah Ibu mengundurkan diri sebagai wali kota, walaupun sudah menerima 51 penghargaan dan calon wali kota terbaik dunia? Apa yang saya harus katakan kepada warga Surabaya?” Pecahlah tangis Risma. Dia kasihan kepada jutaan warga Surabaya yang masih perlu bantuannya. Tetapi dia juga tidak mau, sebagai wali kota, mengetahui adanya warganya yang masih menderita dan dia tidak berbuat apa-apa. 

”Nanti kalau saya dipanggil dan ditanya Tuhan (dia lebih banyak menggunakan istilah ‘Tuhan’ daripada ‘Allah’) dan saya tidak bisa menjawab, saya tidak akan masuk surga. Saya tidak mau tidak masuk surga!” Alangkah religiusnya, walaupun tidak sepotong ayat pun keluar dari bibirnya.

Risma (yang hanya ibu rumah tangga dan senang keluar makan malam dengan suami dan anak-anaknya) jelas jauh religius daripada ustaz-ustaz kondang yang memasang tarif jutaan rupiah sekali taushiah, yang menolak hadir jika tarifnya tidak disepakati, dan punya rumah mewah dan motor gede dan sering masukinfotainment. *** 

Tetapi ketika acara ”Mata Najwa” direkam, tampaknya tekanan untuk tidak mundur belum terlalu kuat, dan ketika ditanya oleh Najwa Shihab, Risma masih jelas-jelas menyatakan bahwa dia tidak berani untuk berjanji kepada rakyat Surabaya untuk tidak mundur. Mengapa begitu? Risma sendiri menyatakan bahwa dalam bekerja dia selalu melibatkan emosinya. 

Capeksekali memang, tetapi itulah yang bisa membuatnya berempati pada kesusahan orang lain dan karenanya ia bisa merespons sampai tuntas, tas. Di sisi lain, pelibatan emosi inilah yang juga menyebabkannya tidak kuat menghadapi persoalannya dengan Wakil Wali Kota, Wisnu Sakti Buana, yang baru-baru ini dilantik tanpa kehadiran Risma (dengan alasan sakit).

IBU RISMA DI MATA PSIKOLOG
SARLITO WIRAWAN SARWONO, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
Saya tidak kenal dengan Ibu Wali Kota Surabaya. Bertemu langsung juga belum pernah, walau hanya dari kejauhan. Saya hanya mengenalnya dari media massa yang memang sering memberitakan kegiatan-kegiatannya dalam membangun kota metropolitan nomor dua se-Indonesia itu.
Tetapi saya sangat terkesan dengan wawancara Ibu Risma dengan Najwa Shihab dalam acara ”Mata Najwa” yang ditayangkan pada 12 Februari 2014. Saya fokus betul mendengarkan setiap kata yang keluar dari bibirnya dan mengamati setiap gerak tubuhnya dan mimik wajahnya, bahkan tetesan airmatanya.
Kesimpulan saya: Tri Rismaharini adalah sebuah fenomena luar biasa! Sebetulnya tidak ada yang luar biasa dari tampak luarnya. Tubuhnya tidak tinggi semampai seperti Sophia Latjuba (yang belakangan dikabarkan comeback ke Indonesia dan langsung membuat heboh infotainment), tidak juga secantik Ibu Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.
Tubuh Risma kekar berbalut jilbab dan jarinya tidak lentik bak penari, melainkan bulat-kuat seperti jari-jemari ibu-ibu petani yang biasa memegang pacul (ini saya perhatikan ketika Ibu Risma menghapus air matanya).

 

Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.