Maria sunarto's Blog

Just another WordPress.com weblog

Perut buncit dan terasa keras? Waspadai penyakit ini!

Leave a comment


 

Perut buncit dan terasa keras? Waspadai penyakit ini!

Ilustrasi ascites. ©2015 Merdeka.com/www.optibacprobiotics.co.uk

Merdeka.com – Perut Anda buncit dan terasa keras? Jangan dianggap enteng, apalagi diabaikan begitu saja. Segera lakukan pemeriksaan medis. Bukan tidak mungkin asites yang menjadi penyebab.
Apa itu asites? Asites adalah akumulasi cairan dalam jumlah yang tidak wajar di rongga perut. Cairan berlebih ini menyebabkan perut membengkak dan terasa tak nyaman.
Menurut situs Pancreatic Cancer Action Network, asites sering dijumpai pada penderita sirosis hati. Namun asites juga bisa terjadi pada pasien gagal jantung, kanker payudara, kanker kolon, dan kanker perut. Ketika pasien sudah mengalami asites, umumnya sel kanker sudah menyebar hingga ke peritoneum atau rongga perut.
Berikut ini kami uraikan penyebab, gejala, dan penanganan asites.

Menurut situs eMedicine Health, asites bisa disebabkan karena beberapa hal berikut.
1. Gagal jantung

2. Sirosis liver

Sirosis pada liver atau hati bisa menyebabkan gangguan pada keseimbangan cairan tubuh, hingga menimbulkan penumpukan cairan.

3. Infeksi bakteri pada peritoneum

Ascites bisa disebabkan karena peritonitis (infeksi bakteri pada peritoneum atau rongga perut)

4. Kanker

-Penyebaran kanker pada rongga perut (peritoneum)

Ketika kanker menyebar hingga ke peritoneum, iritasi bisa terjadi. Untuk mengatasi iritasi ini, peritoneum memproduksi cairan yang akhirnya menumpuk di dalam perut.
-Penyebaran kanker ke hati

Ketika kanker menyebar ke hati atau vena portal (pembuluh vena yang menyalurkan darah ke hati), kemungkinan terjadi peningkatan tekanan darah di dalam hati. Peningkatan tekanan ini mengganggu sirkulasi darah, dan pada akhirnya menyebabkan produksi protein darah berkurang. Hal ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan cairan tubuh, menyebabkan cairan mengumpul di jaringan tubuh, termasuk perut.
-Penyebaran kanker ke sistem limfatik

Jika kanker sampai mengganggu keseimbangan sistem limfatik , kelebihan cairan tidak dapat dikeluarkan secara efisien, sehingga menghasilkan penumpukan cairan di perut.

Sebelumnya

Selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s