Maria sunarto's Blog

Just another WordPress.com weblog

Kadar Gula Darah Turun dengan Rebusan Daun Kumis Kucing

Leave a comment


Senin, 6 April 2015

Kadar Gula Darah Turun dengan Rebusan Daun Kumis Kucing

FASTNEWS, Jakarta (6/4) – Penyakit diabetes mellitus atau kencing manis tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa dicegah.  Caranya menjaga pola makan, dan meminum rebusan  dun kumis kucing. Daun kumis kucing mengandung kadar kalium yang tinggi, serta glicosida orthosiphonin yang dapat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh, terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.

Dijelaskan oleh Aos Ahmad Mujalmil, herbalis dari Klinik Rumah Sehat Tosyira, kumis kucing adalah ramuan herbal yang dipercaya dapat mengurangi kadar gula bagi penderita diabetes (diabetasi). Kandungan kalsium, glukosa dan minyak atsiri yang terdapat dalam kumis kucing dapat menurunkan kadar gula bagi penderita diabetes. Kandungan lainnya adalah genkosid orthosifonin, zat lemak, minyak lemak, saponin, sapofonin dan garam kalium.

Untuk mengatasi diabetes, caranya ambil 3-4 lembar daun kumis kucing, lalu dicuci hingga bersih. Berikutnya masukkan tiga gelas air ke dalam panci, rebus hingga mendidih dan menyisakan kurang lebih satu gelas air rebusan. Setelah itu diangkat, lalu disaring dan didinginkan. Setelah dingin baru diminum.

Sebaiknya rebusan daun kumis kucing diminum rutin sehari dua kali, pagi dan sore hari, diminum sesudah makan. Setelah minum rebusan daun kumis kucing biasanya kadar gula darah menurun. Untuk penyembuhannya berbeda-beda untuk setiap orang. Jika kadar gula darahnya sudah turun, rebusan daun kumis kucing cukup diminum sehari sekali. Dan setelah kadar gula darahnya normal atau stabil, 70-120 mg/dL, maka rebusan daun kumis kucing tidak dianjurkan diminum.

Untuk mengetahui normalnya kadar gula darah, maka sebaiknya rutin mengecek kadar gula. Sebelum minum ataupun sesudah minum rebusan daun kumis kucing sebaiknya segera dicek. Meski rebusan daun kumis kucing alami, namun tidak dianjurkan terlalu sering diminum. Pasalnya, jika terlalu sering justru membuat kadar gula terlalu rendah (hipoglikemia) dan justru berakibat fatal, yaitu menyebabkan gangguan fungsi tubuh.

Menanggapi penggunaan kumis kucing untuk mengatasi diabetes, dr. A.B. Wardoyo, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam dari RS Premier Bintaro mengatakan ramuan seperti kumis kucing boleh dikonsumsi, asalkan hanya sebagai pelengkap. Selama ramuan tersebut aman dan tidak menyebabkan efek samping, maka ramuan tersebut boleh dikonsumsi. FN-08

(Informasi dan pembahasan selengkapnya pernah dimuat di Tabloid Info Kecantikan Edisi 12 Tahun VI, yang terbit tanggal 07-15 Maret 2012)

– See more at: http://fastnewsindonesia.com/article/kadar-gula-darah-turun-dengan-rebusan-daun-kumis-kucing#sthash.rOolUlLe.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s