Maria sunarto's Blog

Just another WordPress.com weblog

Pabrik Kikil Berbahan Kimia Terungkap,

Leave a comment


Pabrik Kikil Berbahan Kimia Terungkap, Pedagang Alami Kerugian

Jumat, 27 Maret 2015, 20:40 WIB

Komentar : 0

Antara

Kulit sapi, bahan baku pembuatan kikil.

Kulit sapi, bahan baku pembuatan kikil.

A+ | Reset | A-

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Sejumlah pedagang kikil (kulit sapi) mengeluh mengalami kerugian, pascaterungkapnya pabrik pengolahan kikil yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Pedagang mengaku masyarakat menjadi takut untuk membeli kikil.
Yayah (45) pedagang kikil di Pasar Induk Cikurubuk mengaku, biasanya dapat menjual kikil sekitar 20 kg per hari. Akan tetapi, beberapa hari ini ia memiliki stok kikil sebanyak 10 kg.
"Sudah dua hari tidak ada orang yang beli," kata Yahya kepadaRepublika, Jum’at (27/3).
Ia menjelaskan, sudah dua hari tidak ada pasokan kikil dari Indihiang. Yahya juga mengaku tidak tahu mengapa pasokannya berhenti karena biasanya setiap hari ada kiriman. "Kalau terus seperti ini ya rugi," ujarnya.
Menurutnya kalau tidak akan ada pasokan kikil lagi, ia harus beralih untuk menjual barang dagangan lain. Yahya sendiri tidak mengetahui pabrik kikil tersebut telah disegel oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) sejak Selasa (24/3).
Sementara Yono (46), warga Kota Tasikmalaya yang telah mengetahui pabrik tersebut disegel dari pemberitaan. Ia mengaku, tidak ingin memakan kikil lagi untuk sementara waktu. Sebab, selalu terbayang prosesnya yang menjijikan. Selain itu, kulit sapi yang diolah jadi kikil asalnya dari negara luar.
"Pasti sudah berbulan-bulan lamanya," katanya.
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Komisaris Polisi(Kompol) Iman Imanuddin melakukan penyegelan dan pemeriksaan kandungan pada kikil yang telah diolah di pabrik tersebut. Sementara, pemilik pabrik dan karyawan sedang menjalani proses pemeriksaan.
Salah seorang karyawan pabrik kikil, Jajang menjelaskan proses pengolahan kikil, awalnya kulit sapi digosok dengan dibantu zat sodium sulphide (SN) untuk merontokan bulunya. Setelah bulunya rontok, kulit sapi direndam dengan menggunakan air yang dicampur pupuk ZA (amonium sulfat) selama satu malam.
Esok harinya barulah kulit sapi tersebut direbus. Kemudian untuk memutihkannya, dicuci menggunakan zat HO. Setelah proses itu kulit sapi yang awalnya busuk akan tampak putih dan segar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s