Maria sunarto's Blog

Just another WordPress.com weblog

KPK Punya Dua Bukti Kuat Keterlibatan Nunun

Leave a comment


  Senin, 13 Juni 2011

foto

Adang Daradjatun dan Nunun Nurbaetie. TEMPO/ Zulkarnain

Berita terkait

&amplt;a href=’http://openx2.tempointeraktif.com/www/delivery/ck.php?n=a75df967&ampamp;amp;cb=1352914577′ target=’_blank’&ampgt;&amplt;img src=’http://openx2.tempointeraktif.com/www/delivery/avw.php?zoneid=398&ampamp;amp;cb=1352914577&ampamp;amp;n=a75df967′ border=’0′ alt=” /&ampgt;&amplt;/a&ampgt;

TEMPO Interaktif, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi dua bukti kuat keterlibatan Nunun Nurbaetie dalam kasus cek pelawat yang kemudian menjeratnya sebagai tersangka. Namun, KPK belum berani membeberkan kepada publik. "Nanti di pengadilan semuanya akan dibuktikan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Senin, 13 Juni 2011.
Istri bekas Wakil Kepala Polri Adang Daradjatun itu ditetapkan sebagai tersangka cek pelawat pada Februari lalu. Dia diduga berperan menyebarkan puluhan lembar cek pelawat bernilai Rp 24 miliar kepada 30 anggota DPR periode 1999-2004 seusai pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 yang dimenangi Miranda Swaray Goeltom.
KPK sudah menetapkan 30 tersangka, empat di antaranya sudah divonis bersalah. Selebihnya, kecuali Nunun, sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang sudah memasuki pembacaan pledoi.
Johan mengatakan, Komisi akan menjelaskan bukti yang menguatkan keterlibatan Nunun kepada Adang jika bersedia datang bersama Nunun ke KPK. Meski demikian, Johan mengaku bahwa KPK tak akan memanggil Adang. "Sampai saat ini, kami tidak mengandalkan (informasi) keluarga (Nunun)," ujarnya. "Kami mengandalkan kerja sama dengan pihak-pihak lain."
Nunun sebelumnya terdeteksi oleh Imigrasi berada di Singapura dan Thailand. Pada catatan terakhir Imigrasi, Nunun kemudian terbang ke Phnom Penh, Kamboja, dari Bangkok pada 23 Maret lalu.
KPK sudah bekerja sama berbagai pihak untuk menangkap Nunun, di antaranya dengan Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Thailand, lembaga antikorupsi Kamboja, dan Interpol. Dengan Kejaksaan Thailand, KPK telah mengirim surat permintaan agar menghadirkan Nunun di Kedutaan Indonesia di sana, dan saat ini tinggal menunggu kesediaannya. Adapun dengan lembaga antikorupsi di Kamboja pun sudah lama dilakukan kerja sama, namun sebatas pemberian informasi.
"Kami sedang menjajaki informasi dengan Kementerian Luar Negeri yang disebut oleh Kementerian Hukum dan HAM bahwa posisi yang bersangkutan ada di Kamboja," kata Johan.
RUSMAN PARAQBUEQ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s